Sekretaris Ditjen Pendis Kemenag RI Resmi Buka Rapat Kerja Perdana UI Yasni Bungo, Dorong Transformasi Menuju Kampus Unggul
Bungo – Universitas Islam Yasni (UI Yasni) Bungo menggelar Rapat Kerja (Raker) Perdana Masa Bakti 2026–2028 sejak resmi bertransformasi menjadi universitas. Kegiatan yang mengusung tema "Menguatkan Sinergi, Meningkatkan Kinerja, Menuju Prestasi dan Keunggulan" ini dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) dan dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, kepala lembaga, kepala biro, serta jajaran pengelola di lingkungan UI Yasni Bungo. Rapat kerja tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., yang hadir memberikan penguatan sekaligus arahan strategis bagi pengembangan Universitas Islam Yasni Bungo pasca perubahan status kelembagaan. Dalam sambutannya, Rektor UI Yasni Bungo, Dr. Muhammad Solihin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan momentum penting untuk menyatukan visi seluruh sivitas akademika dalam menyusun langkah strategis pengembangan universitas beberapa tahun ke depan. Menurutnya, perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi universitas bukan sekadar perubahan nomenklatur, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas tata kelola, akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta daya saing institusi. "Hari ini kita memulai babak baru perjalanan Universitas Islam Yasni Bungo. Rapat kerja ini menjadi titik awal untuk menyusun roadmap dan milestone pengembangan universitas agar setiap program memiliki arah yang jelas, terukur, dan mampu membawa UI Yasni Bungo menjadi perguruan tinggi yang unggul di tingkat regional maupun nasional," ujar Rektor. Rektor menjelaskan bahwa milestone yang menjadi fokus pengembangan universitas meliputi penguatan tata kelola berbasis mutu, peningkatan akreditasi institusi dan program studi, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, digitalisasi layanan akademik, perluasan kerja sama nasional maupun internasional, serta peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen. Ia menegaskan bahwa seluruh unit kerja harus memiliki komitmen yang sama dalam menerjemahkan visi universitas ke dalam program kerja yang realistis, terukur, dan berdampak nyata terhadap kemajuan institusi. "Rapat kerja ini bukan hanya menyusun agenda tahunan, tetapi menyamakan langkah seluruh pengelola agar setiap kebijakan dan program bergerak menuju satu tujuan, yaitu menjadikan Universitas Islam Yasni Bungo sebagai perguruan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat," tambahnya. Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas transformasi kelembagaan yang telah dicapai UI Yasni Bungo. Ia menilai perubahan status menjadi universitas merupakan sebuah peluang besar yang harus diikuti dengan peningkatan kualitas pengelolaan di seluruh aspek. Menurutnya, keberhasilan sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh besarnya organisasi, tetapi oleh kemampuan seluruh pengelola dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada mutu. "Perubahan status menjadi universitas harus diiringi dengan perubahan cara berpikir dan cara bekerja. Bangun tata kelola yang baik, perkuat budaya mutu, manfaatkan teknologi digital dalam pelayanan, tingkatkan kualitas dosen dan lulusan, serta jadikan kerja sama sebagai kekuatan untuk mempercepat kemajuan institusi," ungkap Prof. Arskal. Ia juga menekankan pentingnya setiap program kerja memiliki indikator keberhasilan yang jelas, sehingga setiap capaian dapat dievaluasi secara objektif dan berkelanjutan. Selain itu, Prof. Arskal mendorong UI Yasni Bungo untuk terus meningkatkan inovasi, memperkuat budaya riset, memperluas jejaring kemitraan, dan menjadikan mahasiswa sebagai pusat pengembangan pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkarakter, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global. Melalui rapat kerja perdana ini, Universitas Islam Yasni Bungo menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarunit kerja, meningkatkan kinerja organisasi, serta menyusun program-program strategis yang menjadi fondasi dalam mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Rapat kerja ini diharapkan menjadi tonggak awal perjalanan baru UI Yasni Bungo dalam membangun tata kelola yang lebih modern, memperkuat budaya mutu, serta menghasilkan berbagai prestasi yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat, dan pembangunan bangsa. (ash)
