Hari Pertama FEKSIMA 2, UI Yasni Bungo Sambut Peserta Tingkat Internasional dan Se-Sumatera
Bungo, 30 Mei 2026 – Festival Kebudayaan, Seni, dan Keagamaan (FEKSIMA) 2 tingkat Internasional dan Se-Sumatera hari pertama pada Sabtu (30/5/2026) di Universitas Islam Yasni Bungo. Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Kearifan Lokal, Menyemai Nilai Keimanan dan Menggaungkan Harmoni Dunia” ini menjadi ajang pertemuan budaya, seni, dan nilai-nilai keagamaan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Sumatera serta sejumlah peserta internasional. FEKSIMA 2 hari pertama diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Dr. Feerlie Moonthana Indhra, M.M., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa FEKSIMA bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah arus globalisasi. “Melalui FEKSIMA 2, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai budaya, seni, dan tradisi dalam bingkai persaudaraan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kearifan lokal dapat berjalan beriringan dengan nilai keimanan serta mampu menjadi jembatan harmoni di tengah keberagaman,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 30–31 Mei 2026, menghadirkan berbagai perlombaan dan pertunjukan yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara serta semangat religiusitas generasi muda. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia. Pada hari pertama, sejumlah cabang perlombaan mulai dilaksanakan dan mendapat perhatian besar dari peserta maupun tamu undangan. Selain menjadi ajang kompetisi, FEKSIMA 2 juga menjadi sarana mempererat hubungan antar lembaga pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat dari berbagai daerah. Universitas Islam Yasni Bungo selaku penyelenggara berharap FEKSIMA 2 dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan mampu mengangkat potensi budaya lokal ke tingkat yang lebih luas. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah dan negara diharapkan semakin memperkuat posisi FEKSIMA sebagai festival budaya, seni, dan keagamaan yang berdaya saing serta menjadi kebanggaan Kabupaten Bungo. (ahs)
